Ada apa dengan listrik padam pada 4 Agustus 2019

Publik masih dibuat penasaran dengan peristiwa yang terjadi hingga menyebabkan listrik padam massal melingkupi Jakarta, Jawa Barat hingga Jawa Tengah pada 4 Agustus 2019.

Penjelasan PLN:
Sumber: Detik 4 Agustus 2019
Direktur Pengadaan Strategis 2 Djoko Raharjo Abumanan menjelaskan, penyebab utamanya adalah kelebihan beban listrik di wilayah barat Pulau Jawa khsusunya Jakarta, Bekasi, dan Banten.

Kontra:
Sumber: kumparanBISNIS 22 April 2018
Tantangan PLN di Jakarta: Menjual Surplus Listrik yang Melimpah
Berbeda dengan daerah-daerah terpencil yang masih gelap gulita karena kekurangan pasokan listrik, DKI Jakarta yang termasuk dalam Sistem Kelistrikan Jawa-Bali memiliki surplus listrik yang amat melimpah.

Beban puncak di Jawa-Bali hanya sekitar 25.000 Megawatt (MW), sementara total daya mampu mencapai mencapai 33.000 MW, sehingga ada cadangan daya (reserve margin) sebesar 8.000 MW. Tak ada pemadaman bergilir di Jawa-Bali, pasokan listrik sangat memadai.

Apalagi ada program pembangunan pembangkit listrik 35.000 MW, pembangkit-pembangkit listrik baru akan masuk dan memperkuat pasokan pada 2019-2020.

Fakta:
PLTU Suralaya di bawah manajemen PT. Indonesia Power memiliki total kapasitas pembangkitan 4025 MW: terdiri dari Unit 1 hingga 4 masing-masing 400 MW, Unit 5 hingga 7 masing-masing 600 MW, dan Unit 8 625 MW. Rata-rata PLTU unit 1 -7 sudah berusia di atas 30 tahun dan masih berperan mensuplai secara kumulatif 20% kebutuhan listrik di Jawa dan Bali.

Untuk menjamin kelancaran operasi dan pemeliharaan pembangkit listrik skala besar seperti Suralaya, maka beberapa hal seputar management harus diperhatikan dan dilakukan seperti:

  • Work Planning & Control Management
  • Outage Management
  • Material Management & Catalogging
  • Reliability Management
  • Operational Management
  • Fuel Management
  • Waste Management
  • Efficiency Management

Pertanyaannya adalah: “Apakah beberapa point management diatas sudah dilakukan secara baik?” karena sudah menjadi “anekdot” umum kalau anak negri ini hanya bisa membangun tanpa bisa memelihara.

Bahkan pengamat Intelijen Beber Kejanggalan Listrik Padam Secara Massal (Sumber: Tempo.co 5 Agustus 2019)
Analis keamanan dan intelijen Ridlwan Habib menilai ada kejanggalan dari peristiwa listrik padam yang terjadi di setengah Pulau Jawa, Ahad, 4 Agustus 2019.

Apakah karena human error? Atau sistem dalam operasi di Ungaran itu dilakukan serangan hacking?” kata Ridlwan kepada Tempo pada Senin, 5 Agustus 2019.

Kejanggalan itu muncul lantaran gangguan tak hanya terjadi di transmisi Ungaran-Pemalang, tapi juga di pembangkitnya yaitu PLTU Suralaya. Dua kejadian simultan dan serentak ini, kata Ridlwan, sulit dijelaskan jika disebut kebetulan.

Dari beberapa hal diatas dapat disimpulkan bahwa pada intinya PLN harus segera melakukan investigasi untuk mencari penyebabnya, bukan mencari alasan untuk menutup ketidak profesionalan atas pengelolahan system pembangkit listrik besar.

You may also like...