Jeruk Bali | Jeruk Besar | Pomelo

jeruk bali
Klasifikasi ilmiah
Kingdom: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Sapindales
Famili: Rutaceae
Genus: Citrus
Spesies: C. Grandis

Jeruk bali, jeruk besar, atau pomelo (bahasa Inggris: pomelo, ilmiah: Citrus grandis, C. maxima) merupakan jeruk penghasil buah terbesar. Nama “pomelo” sekarang disarankan oleh Departemen Pertanian karena jeruk ini tidak ada kaitannya dengan Bali.

Jeruk ini termasuk jenis yang mampu beradaptasi dengan baik pada daerah kering dan relatif tahan penyakit, terutama CVPD yang pernah menghancurkan pertanaman jeruk di Indonesia.

Beberapa kultivar unggulan Indonesia:
‘Nambangan’
‘Srinyonya’
‘Magetan’
‘Madu’/’Bageng’ (tanpa biji)

Tiga kultivar yang pertama ditanam di sentra produksi jeruk bali di daerah Kabupaten Magetan dan Kabupaten Madiun, sedangkan yang terakhir ditanam di daerah Bageng, Kabupaten Pati.

Perbanyakan dapat dilakukan dengan biji (tidak dianjurkan untuk budidaya) atau dengan pencangkokan.

Manfaat Jeruk Bali

Buah-buahan memang merupakan sumber multivitamin yang sangat baik bagi tubuh, begitu juga dengan jeruk bali. Jeruk bali dengan berbagai kandungan yang ada di dalamnya meyimpan berbagai macam manfaat untuk kesehatan. Berikut adalah 10 manfaat jeruk bali atau pomelo yang tidak boleh Anda lewatkan!

  1. Menjaga tekanan darah normal
    Manfaat jeruk bali yang pertama adalah dapat menjaga tekanna darah agar tetap normal. Kandungan mineral seperti kalium yang ada di dalam jeruk bali dapatmembantu melancarkan sirkulas darah dan juga mencegah ketegangan pembuluh darah. Lancarnya pembuluh darah juga bermanfaat untuk lancarnya aliran oksigen ke seluruh tubuh. Risiko penyakit seperti stroke dan serangan jantung pun menurun.
  2. Mengatasi anemia
    Manfaat jeruk balik yang kedua masih berubungan seputar darah yaitu dapat mengatasi kurang darah atau anemia. Salah satu penyebab anemia adalah karena kurangnya zat besi dalam tubuh. Selain mengandung zat besi, jeruk bali juga memiliki kandungan vitamin C yang sangat membantu dalam penyerapan zat besi. Terserapnya zat besi dengan baik dan lancarnya sirkulasi darah akan membuat Anda terhindar dari anemia.
  3. Menjaga kesehatan tulang
    Manfaat jeruk bali yang tidak boleh dilewatkan selanjutnya adalah menjaga kesehatan tulang. Mineral berupa kalium, magnesium, dan fosfor yang ada dalam jeruk bali merupakan jenis mineral yang sangat dibutuhkan oleh tulang. Mineral-mineral ini membantu menjaga kesehatan tulang dan mencegah terjadinya osteoporosis atau pengeroposan tulang.
  4. Mencegah infeksi saluran kemih
    Jeruk bali juga dipercaya dapat mencegha infeksi saluran kemih. Infeksi bakteri merupakan salah satu penyebab paling umum dari infeksi saluran kemih. Kandungan vitamin C dalam jeruk bali akan meningkatkan asam dalam urin sekaligus menghambat pertumbuhan bakteri yang ada dalam saluran kemih sehingga infeksi pun dapat dihindari.
  5. Menjaga kesehatan gigi dan mulut
    Menjaga kesehatan gigi dan mulut merupakan manfaat jeruk bali yang kelima. Kandungan vitamin C dapat memicu produksi kolagen secara alami. Kolagen merupakan salah satu protein yang menyusun jaringan tulang dan kulit pada manusia. Produksi kolagen yang cukup akan dapat membantu Anda mendapatkan gusi dan gigi yang lebih sehat. Selain itu, vitamin C juga dapat mencegah perkembangan bakteri di dalam mulut. Seperti yang kita ketahui bahwa berbagai masalah seperti gigi berlubang, bau mulut, hingga gangguan pada gusi bisa disebabkan oleh adanya infeksi bakteri dalam mulut.
  6. Membantu sistem pencernaan
    Jeruk bali memiliki kandungan serat dan air yang tinggi. Buah ini dipercaya dapat memelihara sistem pencernaan secara keseluruhan. Konsumsi jeruk bali dapat menghindarkan Anda dari sembeli maupun masalah diare. Serat dalam jeruk bali akan membantuk dalam stimulasi sekresi pencernaan, stimulasi asam lambung untuk memecah protein kompleks, dan juga menjaga kerja usus dan organ pencernaan lainnya.
  7. Membantu menurunkan berat badan
    Manfaat jeruk bali lainnya yang juga banyak dipecaya adalah dapat membantu menurunkan berat badan. Jeruk bali memiliki kandungan enzim carnitine palmitoyltransferase yang dipercaya sebagai enzim yang mampu untuk membakar lemak. Kalori jeruk bali juga cukup rendah dan jeruk bali juga tidak mengandung lemak. Hal ini lah yang membuat jeruk bali menjadi salah satu buah yang dikonsumsi dalam program penurunan berat badan.
  8. Mencegah kanker
    Berbagai kandungan dalam jeruk bali mulai dari vitamin C, bioflavonoid, beta-kareten, dan likopen merupakan agen antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas. Kandungan dalam ekstrak kulit jeruk bali juga memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat mencegah berkembangnya sel kanker dalam tubuh.
  9. Baik untuk kesehatan kulit
    Manfaat jeruk bali selanjutnya adalah menjaga kesehatan kulit dan mengatasi berbagai masalah kulit. Vitamin C dalam jeruk bali dapat membantu mengatasi masalah jerawat. Selain itu, kandungan antioksidannya juga dapat menjadi perlindungan kulit sehingga kulit mampu untuk beregenerasi ketika terjadi kerusakan. Karena dapat melawan radikal bebas, jeruk bali juga dipercaya sebagai saah satu anti-aging agent.
  10. Meningkatkan sistem imun tubuh
    Manfaat jeruk bali yang tidak kalah penting lainnya adalah meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C merupakan salah satu vitamin yang sangat berpengaruh bagi sistem kekebalan tubuh. Maka dari itu, buah jeruk, termasuk jeruk bali merupakan buah yang sangat baik untuk memelihara kesehatan secara keseluruhan.

Sumber: Wikipedia, Dokter Sehat

You may also like...