Lin Lin lalu menerjang keluar sambil memutar-mutar pedang Han-le-kiam-nya. Meski pun pedangnya hanya sebuah, akan tetapi ketika dia mainkan Han-le Kiam-hoat, pedang itu seakan-akan berubah menjadi puluhan pedang. Juga pada saat itu, Merak Sakti sudah menyambar keluar dari pintu pondok dan mengamuk tak kalah hebatnya. Siok Kwat Moli si nenekContinue Reading

PADA suatu hari dia tiba di sebuah bukit di daerah Sui-yan. Dia berlari cepat, akan tetapi Sin-kim-tiauw telah mendahuluinya, terbang rendah sambil mengeluarkan bunyi karena ia merasa girang bahwa Ang I Niocu tidak dapat mengejarnya! Tiba-tiba burung itu memekik keras dan pekik kemarahan ini mengherankan Ang I Niocu hingga membuatnyaContinue Reading

PADA hari ke empatnya, tubuh Ang I Niocu sudah mulai bergerak-gerak dengan gelisah, akan tetapi tubuhnya ternyata lemah sekali. Karena gerakan yang gelisah itu, beberapa kali mantel yang menutupi tubuhnya terbuka tapi dengan cepat dan sopan, Kong Sian lalu menutupkannya kembali. Kemudian dia lalu mengurut jalan darah gadis itu hinggaContinue Reading