HEMBUSAN angin pagi silir-silir mengiringi langkah kaki seorang pemuda bertubuh tinggi tegap. Menilik dari langkah kakinya yang ringan dan mantap, jelas dia sudah terbiasa menempuh perjalanan jauh. Wajah pemuda itu bersih dan tampan. Alis matanya tebal, membentuk garis melengkung. Matanya bening dan tajam, menimbulkan perbawa kuat. Tarikan dagunya kokoh, menandakanContinue Reading

“He he he…! Akan lari ke mana kau, Setan Cilik…?!” Terdengar teriakan bernada meremehkan yang diiringi tawa terkekeh nyaring. Sosok tubuh berperut buncit yang mengeluarkan suara itu berlari cepat mendaki lereng Gunung Bulangkang. Langkah kakinya terlihat demikian ringan dan gesit. Sungguh tak cocok dengan bentuk tubuhnya yang pendek gemuk. BelumContinue Reading

SUASANA pagi di Gunung Langkeng terasa sejuk dan menyegarkan. Kicauan murai yang berloncatan dari dahan ke dahan, semakin menyemarakkan suasana pagi itu. Hembusan angin pun silir-silir lembut, bagai elusan tangan bidadari. Sayangnya, suasana pagi yang hening itu dirusak oleh bentakan-bentakan nyaring yang menggetarkan lembah. Gumpalan-gumpalan kabut yang menyelimuti puncak GunungContinue Reading