Category: Pendekar Sakti

Pendekar Sakti Jilid 33

Pendekar Sakti Jilid 33

KUN BENG menundukkan mukanya yang menjadi sedih luar biasa. Pak-lo-sian maklum akan kedukaan hati muridnya ini, maka dia menghibur, “Lihat, petani muda ini agaknya hendak berusaha mengobatinya.” Memang benar, Kwan Cu telah menempelkan bibirnya pada luka di pundak Sui Ceng. la membuka mulutnya lalu menggunakan...

Pendekar Sakti Jilid 32

Pendekar Sakti Jilid 32

Yok-ong tersenyum dan menjawab dengan suara kaku sekali, suara kasar dari orang dusun yang bodoh. “Aku dan cucuku ini she Koai (Aneh), petani-petani di Gunung Tai-hang-san. Sekarang di atas gunung orang mengadakan keramaian, tentu saja kami datang untuk menonton.” Setelah berkata demikian Yok-ong tertawa ha-ha-he-he-he...

Pendekar Sakti Jilid 31

Pendekar Sakti Jilid 31

DIAM-DIAM Kwan Cu memuji tenaga khikang orang itu, karena orangnya belum kelihatan, namun suara nyanyiannya demikian keras dan nyaring. Dia tidak merasa heran bahwa orang itu dapat pula mendengar suara sulingnya karena dia tadi bermain suling dengan memakai tiupan tenaga khikang sehingga suara sulingnya dapat...

Pendekar Sakti Jilid 30

Pendekar Sakti Jilid 30

DIA sendiri juga cepat-cepat menanggalkan pakaian dan memakai pakaian pelayan yang memang sudah disiapkan sejak kemarin. Saking gugupnya, dia sampai terbalik memakai celana dan baju, sehingga dalam terburu-buru ingin cepat itu, dia bahkan semakin lambat mengenakan pakaian samarannya itu. Inilah hasil perundingan dengan tujuh orang...