jerukbali.com ngalor ngidul sejenak

008 – Dewi Siluman Bukit Tunggul

008 – Dewi Siluman Bukit Tunggul

SATU Wiro Sableng menghentikan jalannya di tikungan itu. Matanya memandang ke muka memperhatikan beberapa buah gerobak besar ditumpangi oleh perempuan-perempuan dan anak-anak. Gerobak-gerobak itu juga penuh dengan muatan berbagai macam perabotan rumah tangga. Belasan orang laki-laki kelihatan berjalan kaki dan membawa buntalan barang-barang. Jelaslah bahwa...

007 – Tiga Setan Darah dan Cambuk Api Angin

007 – Tiga Setan Darah dan Cambuk Api Angin

SATU PEMUDA baju biru itu berdiri dengan gagahnya di puncak bukit. Angin dari timur bertiup melambai-lambaikan rambutnya yang gondrong menjela bahu. Sepasang matanya sejak tadi hampir tiada berkesip memandang lekat-lekat ke arah utara di mana berdiri dengan megahnya pintu gerbang Kotaraja. Sudah hampir setengah hari...

006 – Pendekar Terkutuk Pemetik Bunga

006 – Pendekar Terkutuk Pemetik Bunga

SATU SAMPAI menjelang tengah malam pesta perkawinan puteri Ki Lurah Rantas Madan dengan putera Ki Lurah Jambar Wulung masih kelihatan meriah. Tamu-tamu duduk di kursi masing-masing sambil menikmati hidangan dan minuman yang diantar para pelayan serta sambil menikmatipermainan gamelan dan suara pesinden Nit Upit Warda...

005 – Neraka Lembah Tengkorak

005 – Neraka Lembah Tengkorak

SATU HUJAN lebat dan kabut tebal menutupi keseluruhan Gunung Merapi mulai dari puncak hingga ke kaki. Dinginnya udara tiada terkirakan. Dari malam tadi hujan mencurah lebat dan sampai dinihari itu masih juga terus turun. Suaranya menderu menegakkan bulu roma. Halilintar bergelegaran. Kilat sabung menyabung. Dunia...