ANAK laki-laki ini tersenyum dan mengambil sebuah kue mangkok, lalu dimakannya tanpa mengeluarkan sepatah pun kata. Sui Ceng juga menyodorkan piringnya kepada Swi Kiat, akan tetapi Swi Kiat membuang muka kemudian berjalan ke dalam rumah untuk minta makanan dari tuan rumah yang segera melayaninya dengan ramah karena takut kepada gurunya.Continue Reading

ANAK ini menurut saja dan ketika dia mulai membaca pelajaran itu, dia merasa kepalanya sampai berdenyutan saking merasa aneh dan terheran-heran! Dulu dia pernah menerima pelajaran siulian (semedhi) dari Pek-cilan Thio Loan Eng, juga sudah pernah menerima pelajaran melatih napas, akan tetapi apa yang dia baca di kitab ini benar-benarContinue Reading

KWAN CU berjalan bersama kakek pengemis yang luka-luka dan di sepanjang jalan kakek pengemis itu masih bernyanyi-nyanyi. Kwan Cu seorang anak yang cerdik, mendengar nyanyian yang isinya memaki-maki dan mencela orang she Lu, dia tahu bahwa kakek ini tentu dibikin sakit hati oleh she Lu. “Lopek, apakah anak bangsawan tadiContinue Reading