jerukbali.com ngalor ngidul sejenak

Cinta Bernoda Darah Jilid 07

Cinta Bernoda Darah Jilid 07

Toat-beng Koai-jin memandang ke arah Lin Lin sambil tertawa-tawa dan air liurnya muncrat-mucrat dari mulutnya yang lebar, bibirnya yang tebal, dan giginya yang besar-besar. Dengan hati berdebar penuh kengerian Lin Lin mengerling ke arah Bok Liong dan tiba-tiba matanya terbelalak lebar. Yang terikat seperti babi...

Cinta Bernoda Darah Jilid 08

Cinta Bernoda Darah Jilid 08

PAK SIN TUNG mengangguk-angguk, lalu mulutnya diruncingkan dan terdengarlah desis yang makin lama makin tajam sehingga kembali Lin Lin, seperti halnya ketika Hek-giam-lo tadi memanggil Pak-sin-tung, merasa dadanya sesak. Cepat gadis ini meramkan mata dan mengerahkan sinkang untuk melawan getaran hebat itu. Ada seperempat jam...

Cinta Bernoda Darah Jilid 09

Cinta Bernoda Darah Jilid 09

Mereka cepat berlari-lari ke belakang dan melihat dua orang berpakaian pelayan menggeletak tak bernyawa lagi dan di situ berdiri seorang laki-laki tua yang bersikap gagah, berpakaian sederhana, kepalanya tertutup topi lebar, tangannya memegang senjata pecut. Dialah Kauw Bian Cinjin, sute dari Beng-kauw yang bertugas menyambut...

Cinta Bernoda Darah Jilid 10

Cinta Bernoda Darah Jilid 10

Namun hanya segebrakan saja tenaga saktinya dapat mengagetkan Liu Lu Sian, karena di lain saat, segumpal rambut menyambar dan memukul pinggangnya. Bu Sin merasa seakan-akan terpukul sebatang toya yang terbuat dari pada baja. Pinggangnya sakit dan ia terpelanting roboh. “Kau kejam!” Liu Hwee berseru, menyerang...